Rumus makan sehat menjalani lebaran dengan keluarga

Setelah sebulan penuh berpuasa, umat Islam di seluruh dunia merayakan kemenangan mereka dalam melawan semua jenis godaan, baik godaan makanan, minuman dan kemarahan di bulan suci Ramadhan. Perayaan Idul Fitri di Indonesia selalu identik dengan makan bersama kerabat. Menu tradisional Indonesia kaya akan rempah-rempah dan kaya akan rempah-rempah, seperti ketupat, ayam, rendang, daging rebus dan sambal goreng ati adalah menu wajib yang tidak pernah hilang selama perayaan Idul Fitri.

Rumus makan sehat menjalani lebaran dengan keluarga

Namun, di balik kelezatan makan siang liburan, ada bahaya yang mengancam kesehatan. Ini karena berbagai menu cenderung kaya akan karbohidrat dan lemak yang dapat memicu penyakit pasca-Idul Fitri. Namun, jangan khawatir, sebagian besar kita masih bisa sehat. Seperti? Ikuti “3 formula sehat” berikut ini.
Sehat 1 – Kendalikan nafsu makan Anda

Meskipun kita baru saja melewati bulan Ramadhan, di mana kita dipaksa untuk menahan lapar dan haus, itu tidak berarti bahwa selama Idul Fitri kita dapat memuaskan diri kita dengan berbagai makanan. Pertahankan kontrol nafsu makan dan makan sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda. Cara menghitung kalori harian cukup mudah, yaitu:

Pria: 30 kkal x berat badan
Wanita: 25 kkal x berat badan

Untuk mengatasi nafsu makan berlebih, Anda bisa mengonsumsi makanan pembuka sebelum berkunjung. Ini sesuai dengan Sunnah Nabi, yang harus kita makan sebelum meninggalkan shalat Idul Fitri. Anda dapat makan apel dengan kulit Anda, karena kulit apel dapat mengendalikan nafsu makan Anda, sehingga Anda tidak bingung ketika melihat banyak tawaran liburan. Jika Anda tidak suka apel, Anda bisa makan buah kaya air lainnya seperti semangka, melon atau pepaya. Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk mungkin juga bisa menetralkan lemak yang dikonsumsi.
Sehat 2 – Makan “3 Benar”

Makan seimbang terkadang menjadi tantangannya pada saat pesta. Makanan yang tersedia cenderung berbahaya bagi kesehatan. Tapi itu tidak berarti Anda harus menghindari makanan khas lebaran, yang harus Anda lakukan adalah memilih “3 Right”, yaitu:
1. Jadwal yang tepat

Makan sesuai dengan rencana diet Anda seperti pada hari-hari lainnya. Makan besar tetap 3 kali sehari (sarapan, makan siang, makan malam) dan dapat diselingi dengan 2 camilan pada 11 dan 5 di sore hari. Sangat baik untuk makan makanan ringan yang mengandung serat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran.

Fungsi makanan kecil atau makanan ringan adalah untuk kondisi perut dalam keadaan yang tidak terlalu kosong. Ini mencegah Anda makan dalam porsi besar pada saat program makan besar. Jangan lupa, jangan biasakan selalu makan di setiap rumah saat Anda berkunjung untuk pertemanan. Buat komitmen untuk patuh, sehingga Anda bisa merayakan Idul Fitri dengan cara yang aman dan sehat.
2. Jumlah yang tepat

Jumlah makanan yang kita makan juga harus dihitung. Jumlah makanan yang direkomendasikan oleh ahli gizi adalah sebagai berikut:

Karbohidrat: 45% – 60% dari total kalori harian
Lemak: 20% – 25% dari total kalori harian
Protein: 10% – 20% dari total kalori harian
Serat:> 25 gram per hari
Garam: maksimal 3.000 gram

Jika Anda kesulitan menghitung metode di atas, cara mengatasinya mudah. Ambil saja makanan yang bervariasi dengan komposisi seimbang dan gunakan hidangan kecil. Ini dimaksudkan agar Anda tidak makan porsi besar. Lebih baik, makan porsi kecil dan sering dibandingkan dengan makan porsi besar secara bersamaan.
3. Jenis yang tepat

Jenis makanan yang berlibur sangat berbeda. Pilih makanan yang Anda minati mengingat kandungan nutrisi dari makanan tersebut. Hindari makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam karena mereka dapat meningkatkan kadar asam lambung. Jadi sebaiknya Anda memilih makanan yang direbus atau dibakar daripada makanan goreng yang diisi dengan santan. Makanan yang digoreng dan diisi dengan santan dapat meningkatkan kadar kolesterol yang menyebabkan gejala mual, pusing, sakit leher atau sakit perut.

Batasi juga konsumsi makanan asin dan minuman manis dalam jumlah besar. Kafein dan alkohol harus dihindari, sehingga terlalu banyak nyali yang dapat meningkatkan asam urat. Minum banyak air.
Sehat 3 – Silaturahmi Sehat

Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk tetap berhubungan dengan keluarga dan kerabat. Tempatkan diri Anda dalam kondisi yang baik. Biasakan berjalan ke rumah kerabat yang tidak terlalu jauh atau dengan sengaja memarkir kendaraan di kejauhan dari lokasi rapat umum. Selain itu, melipatgandakan senyum, karena dapat merangsang pelepasan endorfin, hormon yang mampu menciptakan perasaan bahagia.

Jangan lupa untuk mengenali kemampuan tubuh Anda. Segera istirahat ketika Anda mulai kelelahan dengan tidur yang cukup.
3 Formula sehat ini mudah diikuti dan menjamin untuk semua

Baca juga :